<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>JalanBuntu</title>
	<atom:link href="http://tismidipalaya.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tismidipalaya.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 May 2010 17:47:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='tismidipalaya.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/710d340a658ba4277cf8bdb3f6ec7d46?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>JalanBuntu</title>
		<link>http://tismidipalaya.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://tismidipalaya.wordpress.com/osd.xml" title="JalanBuntu" />
	<atom:link rel='hub' href='http://tismidipalaya.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Baju Bodo</title>
		<link>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/05/11/baju-bodo/</link>
		<comments>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/05/11/baju-bodo/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 May 2010 17:47:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tismidipalaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tismidipalaya.wordpress.com/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[Baju bodo adalah pakaian tradisional perempuan Bugis, Sulawesi, Indonesia. Baju bodo berbentuk segi empat, biasanya berlengan pendek, yaitu setengah atas bagian siku lengan. Baju bodo juga dikenali sebagai salah satu busana tertua di dunia. Menurut adat Bugis, setiap warna baju bodo yang dipakai oleh perempuan Bugis menunjukkan usia ataupun martabat pemakainya. Warna Arti Jingga dipakai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tismidipalaya.wordpress.com&amp;blog=8344625&amp;post=90&amp;subd=tismidipalaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Baju bodo</strong> adalah pakaian tradisional perempuan <a title="Bugis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bugis">Bugis</a>, <a title="Sulawesi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sulawesi">Sulawesi</a>, <a title="Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia</a>. Baju bodo berbentuk segi empat, biasanya berlengan pendek, yaitu setengah atas bagian siku <a title="Lengan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lengan">lengan</a>. Baju bodo juga dikenali sebagai salah satu busana tertua di dunia.</p>
<p>Menurut adat Bugis, setiap warna baju bodo yang dipakai oleh perempuan Bugis menunjukkan usia ataupun martabat pemakainya.</p>
<table border="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td><strong>Warna</strong></td>
<td><strong>Arti</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>Jingga</td>
<td>dipakai oleh <a title="Anak" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Anak">anak</a> perempuan berumur   10 tahun.</td>
</tr>
<tr>
<td>Jingga dan merah</td>
<td>dipakai oleh <a title="Gadis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gadis">gadis</a> berumur   10-14 tahun.</td>
</tr>
<tr>
<td>Merah</td>
<td>dipakai oleh <a title="Perempuan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perempuan">perempuan</a> berumur 17-25 tahun.</td>
</tr>
<tr>
<td>Putih</td>
<td>dipakai oleh para pembantu dan <a title="Dukun" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dukun">dukun</a>.</td>
</tr>
<tr>
<td>Hijau</td>
<td>dipakai oleh perempuan <a title="Bangsawan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bangsawan">bangsawan</a>.</td>
</tr>
<tr>
<td>Ungu</td>
<td>dipakai oleh para <a title="Janda" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Janda">janda</a>.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Pakaian ini kerap dipakai untuk acara adat seperti upacara pernikahan. Tetapi kini, baju bodo mulai direvitalisasi melalui acara lainnya seperti lomba <a title="Tari" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tari">menari</a> atau menyambut tamu agung.</p>
<p>Dulu, baju bodo bisa dipakai tanpa penutup payudara. Hal ini sudah sempat diperhatikan <a title="James Brooke" href="http://id.wikipedia.org/wiki/James_Brooke">James Brooke</a> (yang kemudian diangkat sultan Brunei menjadi raja <a title="Sarawak" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sarawak">Sarawak</a>) tahun 1840 saat dia mengunjungi istana <a title="Bone" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bone">Bone</a> :</p>
<p>&#8220;Perempuan [Bugis] mengenakan pakaian sederhana&#8230; Sehelai sarung [menutupi pinggang] hingga kaki dan baju tipis longgar dari kain <em><a title="Muslin (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Muslin&amp;action=edit&amp;redlink=1">muslin</a></em> (kasa), memperlihatkan payudara dan leluk-lekuk dada.&#8221; Rupanya cara memakai baju bodo ini masih berlaku di tahun 1930-an.</p>
<p><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Een_vrouw_uit_Makassar_in_feestkleding_Zuid-Celebes_TMnr_10005639.jpg"></a></p>
<p>﻿</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tismidipalaya.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tismidipalaya.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tismidipalaya.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tismidipalaya.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tismidipalaya.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tismidipalaya.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tismidipalaya.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tismidipalaya.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tismidipalaya.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tismidipalaya.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tismidipalaya.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tismidipalaya.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tismidipalaya.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tismidipalaya.wordpress.com/90/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tismidipalaya.wordpress.com&amp;blog=8344625&amp;post=90&amp;subd=tismidipalaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/05/11/baju-bodo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95707c8f8391559619a5d4225f52640c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">timie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Info dari Tana Toraja</title>
		<link>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/04/14/info-dari-tana-toraja/</link>
		<comments>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/04/14/info-dari-tana-toraja/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Apr 2010 00:08:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tismidipalaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[cuap cuap]]></category>
		<category><![CDATA[Pengumuman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tismidipalaya.wordpress.com/?p=88</guid>
		<description><![CDATA[Prosesi mayat berjalan di Tana Toraja..(AWAS FOTONYA SERAM..) Konon disebuah gua di desa Sillanang sedjak tahun 1905 telah ditemukan majat manusia jang utuh, tidak busuk sampai sekarang. Majat itu tidak dibalsem seperti jang dilakukan orang-orang Mesir Purba bahkan tidak diberi ramuan apapun. Tapi bisa tetap utuh. Menurut pendapat Tampubolon, kemungkinan ada sematjam zat digua itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tismidipalaya.wordpress.com&amp;blog=8344625&amp;post=88&amp;subd=tismidipalaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color:#000000;">Prosesi mayat berjalan di Tana Toraja..(AWAS FOTONYA SERAM..)</span></strong></p>
<p><strong><strong><span style="font-size:medium;"><span style="color:#8b0000;"><span style="color:#000000;">Konon disebuah gua di desa Sillanang sedjak tahun 1905 telah ditemukan majat manusia jang utuh, tidak busuk sampai sekarang. Majat itu tidak dibalsem seperti jang dilakukan orang-orang Mesir Purba bahkan tidak diberi ramuan apapun. Tapi bisa tetap utuh. Menurut pendapat Tampubolon, kemungkinan ada sematjam zat digua itu jang chasiatnja bisa mengawetkan majat manusia. Kalau sadja ada ahli geologi dan kimia jang mau membuang waktu menjelidiki tempat itu, agaknja teka teki gua Sillanang dapat dipetjahkan. Di samping majat jang anti husuk, ada pula majat manusia jang bisa berdjalan diatas kedua kakinja, bagaikan orang hidup jang tidak kurang suatu apa. Kalau mau ditjari djuga perbedaannja, ada, tapi tidak begitu kentara. Konon menurut Tampubolon, sang majat berdjalan kaku dan agak tersentak-sentak. Dan dalam perdjalanan itu ia tidak bisa sendirian, harus ditemani oleh satu orang hidup jang mengawalnja, sampai ketudjuan achir jaitu rumahnja sendiri. Mengapa harus demikian?</p>
<p>Tjeritanja begini. Orang-orang Toradja biasa mendjeladjah daerahnja jang bergunung-gunung dan banjak tjeruk itu hanja dengan berdjalan kaki. Dari zaman purba sampai sekarang tetap begitu. Mereka tidak mengenal pedati, delman, gerobak atau jang sematjamnja. Nah dalam perdjalanan jang berat itu kemungkinan djatuh sakit dan mati selalu ada. Supaja majat tidak sampai ditinggal didaerah jang tidak dikenal (orang Toradja menghormati roh setiap orang jang meninggal) dan djug supaja ia tidak menjusahkan manusia lainnja (akan sangat tidak mungkin menggotong terus-menerus djenazah sepandjang perdjalanan jang makan waktu berhari-hari), maka dengan satu ilmu gaib, mungkin sedjenis hipnotisme menurut istilah saman sekarang, majat diharuskan pulang berdjalan kaki dan baru berhenti bila ia sudah meletakkan badannja didalam rumahnja sendiri. Dan bajangkan sadja, majat itu tahu arah djalan, dan tahu jang mana rumahnja! Kendati demikian masih ada satu pantangan: majat jang berdjalan itu tidak boleh disentuh. Mungkin kalau disentuh mukdjizat jang menjunglapnja dengan serta merta hilang. Wallahu&#8217;alam.</p>
<p>Keanehan terachir jang tidak begitu menakdjubkan adalah &#8220;ballo&#8221; (tuak) jang kalau diminum tidak memabukkan, betapapun banjak anda meminumnja. Tuak jang diramu dengan sedjenis kulit kaju ini disamping memanaskan badan djuga menambah tenaga dan memperpandjang umur. Mungkin benar djuga, karena usia penduduk disana rata-rata mentjapai 80 sampai 100 tahun. Apakah ballo akan sama mudjarabnja kalau diminum diluar Toradja, masih belum di tjoba.</span></span></span></strong></strong></p>
<p><span style="font-weight:800;font-size:medium;">ni FOTOnyaa&#8230;</span></p>
<p><span style="font-weight:800;font-size:medium;"><a href="http://tismidipalaya.files.wordpress.com/2010/04/prosesitanatoraja.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-87" title="prosesitanatoraja" src="http://tismidipalaya.files.wordpress.com/2010/04/prosesitanatoraja.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a></span></p>
<p><span style="font-weight:800;font-size:medium;">**sumber: www.kaskus.us</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tismidipalaya.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tismidipalaya.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tismidipalaya.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tismidipalaya.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tismidipalaya.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tismidipalaya.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tismidipalaya.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tismidipalaya.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tismidipalaya.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tismidipalaya.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tismidipalaya.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tismidipalaya.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tismidipalaya.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tismidipalaya.wordpress.com/88/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tismidipalaya.wordpress.com&amp;blog=8344625&amp;post=88&amp;subd=tismidipalaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/04/14/info-dari-tana-toraja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95707c8f8391559619a5d4225f52640c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">timie</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tismidipalaya.files.wordpress.com/2010/04/prosesitanatoraja.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">prosesitanatoraja</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>nano technology&#8230; smart&#8230;useful&#8230;*dangerous* ?????</title>
		<link>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/04/14/nano-technology-smart-useful-dangerous/</link>
		<comments>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/04/14/nano-technology-smart-useful-dangerous/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Apr 2010 23:14:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tismidipalaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[cuap cuap]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tismidipalaya.wordpress.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[Apa sih nano teknologi itu? Nanoteknologi adalah rekayasa sistem fungsional pada tingkat molekul. Dimana teknologi nano berarti &#8220;membangun&#8221; sesuatu dari tingkat yg rendah (nano) menuju ke tingkat yang lebih tinggi. Nano teknologi mengadaptasi pembentukan organisme dari sel. Sel bergabung dan saling bekerjasama menjadi kumpulan sel (jaringan)&#62;&#62;&#62;kumpulan jaringan bekerjasama menjadi organ.&#62;&#62;&#62;kumpulan organ bekerjasama menjadi sistem organ&#62;&#62;&#62;kumpulan sistem [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tismidipalaya.wordpress.com&amp;blog=8344625&amp;post=83&amp;subd=tismidipalaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color:blue;"><span style="color:#ff8c00;"><strong><span style="color:#ff0000;">Apa sih nano teknologi itu?</span></strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-weight:normal;">Nanoteknologi adalah rekayasa sistem fungsional pada tingkat molekul.<br />
Dimana teknologi nano berarti &#8220;membangun&#8221; sesuatu dari tingkat yg rendah (nano) menuju ke tingkat yang lebih tinggi. Nano teknologi mengadaptasi pembentukan organisme dari sel. Sel bergabung dan saling bekerjasama menjadi kumpulan sel (jaringan)&gt;&gt;&gt;kumpulan jaringan bekerjasama menjadi organ.&gt;&gt;&gt;kumpulan organ bekerjasama menjadi sistem organ&gt;&gt;&gt;kumpulan sistem organ yg bekerjasama manjadi organisme. Jadi dari kumpulan materi yg di mulai dari ukuran 1 nano akhirnya menjadi suatu &#8220;organisme buatan&#8221; yang memiliki karakteristik tertentu.</span></span></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:blue;"><span style="color:#000000;"><span style="font-weight:normal;"><strong><span style="color:blue;"><span style="color:#ff0000;">Seberapa besar sih satu nano itu?</span></span></strong></span></span></span></strong></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="6" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td>
<div><img src="http://static.howstuffworks.com/gif/nanotechnology-4.gif" border="0" alt="" /></p>
<p><img src="http://upload.kapanlagi.com/show.php?photo=20091012194457_nano_4ad324c914422.JPG" border="0" alt="" /></div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>ukuran yg lebih kecil dari nano adalah Ångström. 1 Ångström= 1/10 nano meter (nm).</p>
<p>sedangkan inti dari atom = 0.00001 nm</p>
<p>semua yg ada d alam semesta ini terbuat dari susunan atom. Dan alam telah memiliki ilmu pengetahuan yg sempurna untuk menyatukannya.<br />
Sebagai contohnya, tubuh kita terdiri dari jutaan sel hidup yang tersusun secara spesifik.</p>
<p><strong>Disini sel adalah sebuah nanomachine yg alami (mesin nano alami).</strong></p>
<p>Dalam ukuran atom, atom memiliki sifat dasar masing2. Apabila kita menyatukannya dalam ukuran nano, maka atom2 tersebut dapat kita susun menjadi apapun yg kita inginkan. Ukuran nano (nano scale) adalah titik pertama dimana kita bisa menyatukan suatu hal, bukan dari ukuran atom (atom scale).</p>
<p><strong>Jadi bagaimana kita bisa melihat partikel nano tersebut?</strong></p>
<p>Ilmuan Nano teknologi harus menggunakan alat scanning tunneling microscopes dan atomic force microscopes untuk mengamati material dalam ukuran nano.<br />
Scanning tunneling microscopes menggunakan arus listrik lemah untuk men-scan material tersebut. Atomic force microscopes men-scan permukaan dengan ujung yg sangat presisi. Kedua microscopes mengirimkan data ke komputer, yg akan memadukan informasi dan menggambarkannya secara grafis ke monitor.</p>
<p><strong>Pada saat ini, ilmuan telah menemukan 2 macam struktur nano. </strong></p>
<p>1. nano wires (kawat yg diameternya seukuran 1 nm)&gt;&gt;d gunakan untuk membuat transistor super kecil pada chips komputer.</p>
<p>2. carbon nanotubes (silinder atom carbon dalam ukuran nano)., d mana sekarang lebih populer penggunaanya d banding nano wires.</p>
<p><img src="http://static.howstuffworks.com/gif/nanotechnology-6.gif" border="0" alt="" /></p>
<p>lembaran atom carbon d gambarkan berbentuk heksagonal. Jika kita menggulungnya, maka akan menjadi tabung carbon nano (carbon nanotubes). Carbon nanotubes ini memiliki kekuatan yg berbeda2, tergantung pola menggulungnya.</p>
<p>Dengan penyusunan atom carbon yg tepat, kita bisa menciptakan carbon nanotubes yang kekuatannya beratus2 kali lebih kuat dari baja, akan tetapi 6 kali lebih ringan.  Hal ini bisa d manfaatkan untuk pembuatan mobil maupun pesawat. Dari safety semakin meningkat, dan semakin ringan beban, maka PERTAMAX yg d gunakan juga makin IRIT</p>
<p><strong><span style="color:blue;">Hasil nano teknologi yg sudah ada d pasaran :</span></strong></p>
<p>1. Sunscreen (tabir surya)<img src="http://static.howstuffworks.com/gif/nanotechnology-2.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p>kaca mata ini mengandung nanoparticles (partikel nano) of zinc oxide atau titanium oxide. Semakin besar partikel nano dari zinc oxide, maka akan meninggalkan bekas putih d wajah. Akan tetapi dengan ukuran partikel yg kecil tidak akan meninggalkan bekas keputihan.</p>
<p>2. Self-cleaning glass (kaca yg bisa membersihkan sendiri)<br />
dengan nano partikel yg memberikan efek photocatalytic and hydrophilic pada kaca tersebut. Photocatalytic=ketika sinar UV menyinari kaca, sinar ini akan memberikan energi bagi nanopartikel untuk break down (melunturkan) molekul organik pada kaca (kotoran). hydrophilic= ketika air mengenai kaca, maka nanopartikel menyebarkan air d seluruh kaca, sehingga otomatis membersihkan kaca tersebut.</p>
<p>3. Scratch-resistant coatings (lapisan anti gores).<br />
dengan penambahan aluminum silicate nanoparticles, maka menjadikan mobil maupun kaca mata menjadi anti gores.</p>
<p>4. Antimicrobial bandages (perban anti bakteri)<br />
perban yang menggunakan nanoparticles of silver. ion perak (Silver) menahan pernafasan sel microba, yg memungkinkan luka cepat sembuh.</p>
<p>5. Tahun 2002, Babolat company, perusahaan pembuat raket tenis, menggunakan nano particle yg mengakibatkan raket ringan tapi lebih kuat dari baja. Perusahaan pembuat bola tenis juga menggunakan nano particle sebagai lapisan untuk mencegah udara keluar dari bola. JAdi bola tenis lebih tahan lama, ga gampang kempes.</p>
<p><strong><span style="color:red;">Bahaya nano teknologi dalam dunia medis :</span></strong></p>
<p><img src="http://static.howstuffworks.com/gif/nanotechnology-5.gif" border="0" alt="" /></p>
<p>karena ukurannya yg super duper kecil, d khawatirkan partikel nano ini dengan mudah menembus lapisan antar Otak (the blood-brain barrier), membran yang menjaga otak dari bahan kimia berbahaya dalam aliran darah.Jadi sebelum kita menggunakan nano teknologi dengan particle yg sangaaaaaaaattt kecil, kita harus yakin bahwa partikel tersebut tidak akan meracuni kita.</p>
<p>**sumber: www.kaskus.us</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tismidipalaya.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tismidipalaya.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tismidipalaya.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tismidipalaya.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tismidipalaya.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tismidipalaya.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tismidipalaya.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tismidipalaya.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tismidipalaya.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tismidipalaya.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tismidipalaya.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tismidipalaya.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tismidipalaya.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tismidipalaya.wordpress.com/83/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tismidipalaya.wordpress.com&amp;blog=8344625&amp;post=83&amp;subd=tismidipalaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/04/14/nano-technology-smart-useful-dangerous/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95707c8f8391559619a5d4225f52640c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">timie</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.howstuffworks.com/gif/nanotechnology-4.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://upload.kapanlagi.com/show.php?photo=20091012194457_nano_4ad324c914422.JPG" medium="image" />

		<media:content url="http://static.howstuffworks.com/gif/nanotechnology-6.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://static.howstuffworks.com/gif/nanotechnology-2.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://static.howstuffworks.com/gif/nanotechnology-5.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Dia dan Kata &#8220;Maaf&#8221;</title>
		<link>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/04/02/dia-dan-kata-maaf/</link>
		<comments>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/04/02/dia-dan-kata-maaf/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Apr 2010 18:52:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tismidipalaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/04/02/dia-dan-kata-maaf/</guid>
		<description><![CDATA[2 April 2009 @ 1:50 AM Hmph… Akhirnyaa kata maaf itu ku lontarkan juga… *Lega rasanya Yup…beberapa menit yang lalu baru saja terima telpon dari *****. Entah apa yang ku rasakan, ada lega, senang, dan rindu di sana *Entah apa masih pantas untuk kata yang satu itu (yg terakhir). Lega, karena akhirnya bisa bilang maaf [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tismidipalaya.wordpress.com&amp;blog=8344625&amp;post=79&amp;subd=tismidipalaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>2 April 2009 @ 1:50 AM</p>
<p>Hmph…<br />
Akhirnyaa kata maaf itu ku lontarkan juga…<br />
*Lega rasanya</p>
<p>Yup…beberapa menit yang lalu baru saja terima telpon dari *****. Entah apa yang ku rasakan, ada lega, senang, dan rindu di sana *Entah apa masih pantas untuk kata yang satu itu (yg terakhir).<br />
Lega, karena akhirnya bisa bilang maaf ke dia.<br />
Senang, karena dia memaafkan aku.<br />
Rindu, karena….??? *entahlah.<br />
Hee, rasanya kok jadi kaku ngomong ke dia, secara dah lama (sekitar 3 bulan) tidak ngomong seperti ini ke dia. Ternyata semua bisa kembali santai kayak dulu (seperti sejak awal-awal kenal dengannya). Hm,sebenarnya seh aku yang mau nelpon, eh kok tiba-tiba berbalik !!! hehehe. Ceritanya gini, awalnya memang aku yang nelpon tapi ***** lagi di luar, jadi ***** nyaranin kalo aku nelponya dipending dulu, nanti kalo dia dah di rumah baru lanjut. Semenit, dua menit, tiga menit&#8230;. eh dia nelpon&#8230; (*katanya seh penasaran) heheee&#8230; (*sorry deh sudah buat  kamu penasaran)</p>
<p>Ya…aku hanya ingin melepas semua beban-beban itu. Aku tidak peduli lagi siapa yang pantas (baca: seharusnya) yang meminta maaf ataupun memaafkan, yang ada dipikiranku hanyalah satu “Minta Maaf”.<br />
Akhir-akhir ini aku jadi sering memikirkan kesalahan-kesalahan ku ke semua orang. Aku jadi terobsesi ingin minta maaf ke semua orang yang pernah mengenalku. Ya. Aku hanya tidak ingin meninggalkan kebencian di hati mereka. Aku tidak ingin meninggalkan kesan buruk pada mereka dan… aku hanya ingin pergi dengan tenang dari mereka khususnya dia.<br />
*Ya Allah semoga Engkau me-ridhai semua ini dan jika memang inilah jalanku, aku yakin ini yang terbaik ^_^<br />
*amin&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tismidipalaya.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tismidipalaya.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tismidipalaya.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tismidipalaya.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tismidipalaya.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tismidipalaya.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tismidipalaya.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tismidipalaya.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tismidipalaya.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tismidipalaya.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tismidipalaya.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tismidipalaya.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tismidipalaya.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tismidipalaya.wordpress.com/79/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tismidipalaya.wordpress.com&amp;blog=8344625&amp;post=79&amp;subd=tismidipalaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/04/02/dia-dan-kata-maaf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95707c8f8391559619a5d4225f52640c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">timie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Seleksi Bina Antarbudaya Chapter Makassar 2011-2012</title>
		<link>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/03/21/seleksi-bina-antarbudaya-chapter-makassar-2011-2012/</link>
		<comments>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/03/21/seleksi-bina-antarbudaya-chapter-makassar-2011-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Mar 2010 13:49:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tismidipalaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengumuman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tismidipalaya.wordpress.com/?p=77</guid>
		<description><![CDATA[Pendaftaran dibuka mulai 20 Maret 2010 sampai dengan 20 April 2010. Bina Antarbudaya adalah lembaga nirlaba yang mengelola program pertukaran pelajar di Indonesia. Bermitra dengan AFS Intercultural Programs yang merupakan organisasi pertukaran pelajar tertua dan terbesar di dunia, setiap tahunnya Bina Antarbudaya menerima dan mengirim siswa dalam berbagai program ke berbagai penjuru dunia. Setiap tahun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tismidipalaya.wordpress.com&amp;blog=8344625&amp;post=77&amp;subd=tismidipalaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pendaftaran dibuka mulai 20 Maret 2010 sampai dengan 20 April 2010.</p>
<p>Bina Antarbudaya adalah lembaga nirlaba yang mengelola program pertukaran pelajar di Indonesia. Bermitra dengan AFS Intercultural Programs yang merupakan organisasi pertukaran pelajar tertua dan terbesar di dunia, setiap tahunnya Bina Antarbudaya menerima dan mengirim siswa dalam berbagai program ke berbagai penjuru dunia.</p>
<p>Setiap tahun Bina Antarbudaya menerima dan mengirim putra-putri terbaik yang secara serius berminat dan memenuhi persyaratan, tanpa membedakan agama, ras, suku, maupun latar belakang sosial, ekonomi untuk dapat tinggal dan belajar baik untuk jangka panjang maupun jangka pendek di berbagai negara, antara lain : Amerika Serikat, Australia, Belanda, Belgia, Italia, Jepang, Jerman, Norwegia, dan Swiss.</p>
<p>Saat ini Bina Antarbudaya membuka kesempatan bagi semua anak-anak Indonesia berusia 15 &#8211; 17 tahun dan duduk di kelas 1 (satu) SMA atau sederajat untuk mengikuti proses seleksi ( 3 Tahap ) pertukaran pelajar INAYPsc 2011-2012 tahun keberangkatan 2011 &#8211; 2012.</p>
<p>Untuk lebih jelasnya, silahkan menghubungi sekretariat chapter terdekat : Medan, Padang, Palembang, Jakarta, Bogor, Karawang, Bandung, Semarang, Jogjakarta, Surabaya, Malang, Banjarmasin, Samarinda, Makassar. ( www.bina-antarbudaya.net )</p>
<p>Bagi yang tinggal di Makassar datang langsung ke :</p>
<p>Sekretariat Bina Antarbudaya Chapter Makassar :<br />
Jl. Mappaodang No 9 (depan Makassar Terkini) Makassar<br />
website : www.bina-antarbudaya.net</p>
<p>Pendaftaran dibuka mulai 20 Maret 2010 sampai dengan 20 April 2010<br />
-Senin s/d Sabtu : 16.00 &#8211; 18.00 WITA.</p>
<p>Untuk informasi / presentasi hubungi (Chapter Makassar) :</p>
<p>Ayumi : 081342794814<br />
Rieka : 08991558639<br />
(Maaf, kami tidak melayani pertanyaan mengenai seleksi via SMS. Harap Maklum.)</p>
<p>THIS IS AN OPEN INVITATION, PLEASE FEEL FREE TO SPREAD THIS INFORMATION TO EVERYBODY. THX!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tismidipalaya.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tismidipalaya.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tismidipalaya.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tismidipalaya.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tismidipalaya.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tismidipalaya.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tismidipalaya.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tismidipalaya.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tismidipalaya.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tismidipalaya.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tismidipalaya.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tismidipalaya.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tismidipalaya.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tismidipalaya.wordpress.com/77/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tismidipalaya.wordpress.com&amp;blog=8344625&amp;post=77&amp;subd=tismidipalaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/03/21/seleksi-bina-antarbudaya-chapter-makassar-2011-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95707c8f8391559619a5d4225f52640c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">timie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar Filsafat&#8230; (part 2)</title>
		<link>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/03/01/belajar-filsafat-part-2/</link>
		<comments>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/03/01/belajar-filsafat-part-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Mar 2010 03:57:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tismidipalaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tismidipalaya.wordpress.com/?p=75</guid>
		<description><![CDATA[Pemikiran filsafat Yunani mencapai puncaknya pada saat murid Plato bernama Aristoteles (384-322 SM). Ia mengatakan bahwa tugas utama ilmu pengetahuan ialah mencari penyebab-penyebab objek yang diselidiki. Kekurangan utama para filosof sebelumnya yang telah menyelidiki alam adalah bahwa mereka tidak memeriksa semua penyebab. Aristoteles berpendapat bahwa tiap-tiap kejadian mempunyai empat penyebab yang semuanya harus disebut, bila [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tismidipalaya.wordpress.com&amp;blog=8344625&amp;post=75&amp;subd=tismidipalaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pemikiran filsafat Yunani mencapai puncaknya pada saat murid Plato bernama Aristoteles (384-322 SM). Ia mengatakan bahwa tugas utama ilmu pengetahuan ialah mencari penyebab-penyebab objek yang diselidiki. Kekurangan utama para filosof sebelumnya yang telah menyelidiki alam adalah bahwa mereka tidak memeriksa semua penyebab. Aristoteles berpendapat bahwa tiap-tiap kejadian mempunyai empat penyebab yang semuanya harus disebut, bila manusia hendak memahami proses kejadian segala sesuatu.</p>
<p>Menurut Bertens dalam buku Yanto dan Arifin (1975:144). Keempat penyebab itu adalah</p>
<ol>
<li>Penyebab Material (<em>Material Cause</em>) ialah bahan dari mana benda dibuat. Misalnya kursi dibuat dari kayu.</li>
<li>Penyebab Formal (<em>Formal Cause</em>) ialah bentuk yang menyusun bahan. Misalnya bentuk kursi ditambah pada kayu, sehingga kayu menjadi sebuah kursi.</li>
<li>Penyebab Efisien (<em>Effisien Cause</em>) ialah sumber kejadian; faktor yang menjalankan kejadian. Misalnya tukang kayu yang membuat kursi.</li>
<li>Penyebab Final (<em>Final Cause</em>) inilah tujuan yang menjadi arah seluruh kejadian. Misalnya kursi dibuat agar orang dapat duduk diatasnya.</li>
</ol>
<p>Wacana filsafat yang menjadi topik utama pada zaman modern adalah persoalan epistemologi atau teori pengetahuan. Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang bersifat epistemology, maka dalam filsafat modern muncullah berbagai aliran filsafat yang  memberikan jawaban berbeda bahkan saling bertentangan. Aliran-aliran tersebut antara lain:<span id="more-75"></span></p>
<p><strong>1) </strong><strong>Rasionalisme</strong></p>
<p>Usaha manusia untuk memberikan suatu kedudukan yang “berdiri sendiri’, sebagaimana yang telah dirintis oleh para pemikir “Renaissans” berlanjut terus sampai abad ke-17. Abad ke-17 adalah abad dimulainya pemikiran-pemikiran ke filsafatan dalam artian yang sebenarnya. Semakin lama manusia maka semakin menaruh kepercayaan yang besar terhadap kemampuan akal, sehingga tampaklah adanya keyakinan bahwa dengan kemampuan akal itu pasti dapat diterangkan segala macam persoalan, dapat dipahami segala macam permasalahan, dan dapat dipecahkan segala macam masalah kemanusiaan.</p>
<p>Aliran filsafat rasionalisme ini berpendapat bahwa sumber pengetahuan yang memadai dan dapat dipercayai adalah akal (rasio). Hanya pengetahuan yang diperoleh melalui akal-lah yang memenuhi syarat yang dituntut oleh sifat umum dan harus mutlak, yaitu syarat yang dituntut semua pengetahuan ilmiah.</p>
<p><strong>2) </strong><strong>Empirisme</strong></p>
<p>Para penganut aliran empiris dalam berfilsafat bertolak belakang dengan para penganut aliran rasionalisme. Mereka menentang pendapat-pendapat para penganut rasionalisme yang didasarkan atas kepastian-kepastian yang bersifat <em>apriori.</em> Menurut pendapat penganut empirisme, metode ilmu pengetahuan itu bukanlah bersifat <em>a priori</em> tetapi <em>posteriori,</em> yaitu metode yang berdasarkan atas hal-hal yang datang, terjadinya atau adanya kemudian.</p>
<p>Bagi penganut empirisme sumber pengetahuan yang memadai itu adalah pengalaman. Yang dimaksud dengan pengalaman disini adalah pengalaman lahir yang menyangkut dunia dan pengalaman bathin yang menyangkut pribadi manusia. Sedangkan akal manusia hanya berfungsi dan bertugas untuk mengatur dan mengolah bahan-bahan atau data yang diperoleh melalui pengalaman.</p>
<p><strong>3) </strong><strong>Kritisme</strong></p>
<p>Seorang filsuf Jerman, Immanuel Kant (1724-1804) telah melakukan usaha untuk menjembatani pandangan-pandangan yang saling bertentangan antara rasionalisme dan empirisme. Kekurangan-kekurangan yang ditunjukkan oleh masing-masing pandangan tersebut hendak digantinya dengan pandangan yang memberikan keleluasan bagi bahan-bahan yang bersifat pengalaman inderawi dan bagi adanya subyek yang mengetahui secara aktif mengelola bahan-bahan yang bersifat pengalaman inderawi tersebut.</p>
<p>Kritisme adalah sebuah teori pengatahuan yang berusaha untuk mempersatukan kedua macam unsur dalam sifat rasionalisme dan empirisme dalam suatu hubungan yang seimbang, yang satu tidak terpisahkan dari yang lain. Menurut Kant, pengetahuan merupakan hasil terakhir yang diperoleh dengan adanya kerjasama di antara dua komponen, yaitu disatu pihak berupa bahan-bahan yang bersifat pengalaman inderawi.</p>
<p>Selanjutnya, Kant mengatakan pengetahuan itu seharusnya <em>sintesis a priori,</em> yaitu bahwa pengetahuan bersumber dari rasio dan empiri yang sekaligus bersifat <em>a priori</em> dan <em>a posteriori</em>.</p>
<p><strong>4) </strong><strong>Idealisme</strong></p>
<p>Bagi Hegel (1770-1831) pikiran adalh esensi dari alam dan alam adalah keseluruhan jiwa yang diobyektifkan. Alam adalah proses pemikiran yang memudar, yang adalah juga akal yang mutlak (<em>absolute reason</em>) yang mengekspresikan dirinya dalam bentuk luar.</p>
<p><strong>5) </strong><strong>Positivisme</strong></p>
<p>Tesis positivisme adalah bahwa ilmu adalah satu-satunya pengetahuan yang valid, dan fakta-fakta sajalah yang mungkin dapat menjadi objek pengetahuan. Dengan demikian, positivisme menolak keberadaan segala kekuatan atau subjek di belakang fakta, menolak segala penggunaan metoda di luar yang digunakan untu menelaah fakta. Dalam perkembangannya, ada beberapa positivistik, yaitu : positivisme sosial, positivisme evolusioner, positivisme kritis, dan positivisme logik. Positivisme sosial adalah penjabaran lebih lanjut kebutuhan manusia dan sejarah. Comte dalam studinya mengenai sejarah perkembangan alam pikir manusia menjelaskan bahwa matematika bukan ilmu, melainkan alat berfikir logik. Ia menjenjangkan perkembangan alam pikir manusia yaitu teologik, metafisik, dan positif. Bentham dan Mill menyatakan bahwa ilmu yang valid adalah ilmu yang dilandaskan pada fakta. Mereka menolak otoritas apapun yang menyusupi ilmu. Positivisme evolusioner berangkat dari fisika dan biologi yang menggunakan doktrin evolusi biologis. Berangkat dari pemikiran tersebut, Spencer menganggap evolusi adalah proses dari homogen ke heterogen. Positivisme kritis atau empiriokritisme memandang bahwa sesuatu ( bisa berupa masyarakat ataupun kebudayaan) itu adalah serangkaian relasi inderawi, dan pemikiran kita adalah persepsi kita atau representasi dari sesuatu tersebut. Positivisme logik banyak dikemukakan oleh para pemikir dari neo-Kantian. Ia menolak segala bentuk etik transeden bahkan ia menyarankan adanya unifikasi ilmu dan mengganti konsep variabilitas menjadi konsep konfirmabilitas.</p>
<p><strong>6) </strong><strong>Fenomenologi</strong></p>
<p>Fenomenologi adalah gerakan filsafat yang dipelopori oleh Edmund Husserl (1859 – 1838). Salah satu arus pemikiran yang paling berpengaruh pada abad ke-20. Sebut saja para filsuf seperti Ernst Cassier (neo-Kantianisme), Mc.Taggart (idealisme), Fregge (logisisme), Dilthey (hermeneutika) Kierkergaard (filsafat eksistensial), Derida (poststrukturalisme)—semuanya sedikit banyak mendapat pengaruh dari fenomenologi. Fenomenologi mencoba menepis semua asumsi yang mengkontaminasi pengalaman konkret manusia. Ini mengapa fenomenologi disebut sebagai cara berfilsafat yang radikal. Fenomenologi menekankan upaya menggapai “hal itu sendiri” lepas dari segala presuposisi. Langkah pertamanya adalah menghindari semu konstruksi, asumsi yang dipasang sebelum dan sekaligus mengarahkan pengalaman. Tak peduli apakah konstruksi filsafat, sains, agama, dan kebudayaan, semuanya harus dihindari sebis mungkin. Semua penjelasan tidak boleh dipaksakan sebelum pengalaman menjelaskannya sendiri dari dan dalam pengalaman itu sendiri. Fenomenologi menekankan perlunya filsafat melepaskan diri dari ikatan historis apapun—apakah itu tradisi metafisika, epistimologi, atau sains. Program utama fenomenologi adalah mengembalikan filsafat ke penghayatan sehari-hari subjek pengetahuan. Kembali ke kekayaan pengalaman manusia yang konkret, lekat, dan penuh penghayatan. Selain itu, fenomenologi juga menolak klaim representasionalisme epistimologi modern. Fenomenologi yang dipromosikan Husserl sebagai ilmu tanpa presuposisi. Ini bertolak belakang dengan modus filsafat sejak Hegel menafikan kemungkinannya ilmu pengetahuan tanpa presuposisi. Presuposisi yang menghantui filsafat selama ini adalah naturalisme dan psikologisme. Pengaruh fenomenologi sangat luas. Hampir semua disiplin keilmuan mendapatkan inspirasi dari fenomenologi. Psikologi, sosiologi, antropologi, sampai arsitektur semuanya memperoleh nafas baru dengan munculnya fenomenologi. Penyamarataan ilmu-ilmu humaniora dengan ilmu-ilmu mendapatkan tentangan keras dari filsuf-filsuf neo-Kantian yang menginginkan adanya pemilahan, baik sacara metodologis, ontologis, dan epistimologis antara ilmu-ilmu humaniora dan ilmu-ilmu alam. Para Kantian merasa bahwa manusia tidak semata-mata ditentukan oleh hukum maupun bertindak secara rasional semata (animal rationale), melainkan juga memiliki kekayaan batin (emosi, kehendak, disposisi) yang tidak dapat diukur begitu saja dengan model-model ilmu alam. Salah satu neo-Kantian dari Mahzab Marburg bernama Ernst Cassier mengungkapkan konsepnya tentang manusia sebagai animal symbolicum (makhluk simbolik) konsepnya ini menentang konsep manusia yang dideterminasi oleh daya-daya atau stimulan-stimulan eksternal seperti halnya benda-benda fisik. Cassier menolak pandangan naturalisme yang dianut ilmu-ilmu alam (ada realitas material eksternal yang berjalan secara deterministik dan independen dari subjek).</p>
<p><strong>7) </strong><strong>Strukturalisme</strong></p>
<p>Secara garis besar ada dua pengertian pokok yang sangat erat kaitannya dengan strukturalisme sebagai aliran filsafat. Pertama, strukturalisme adalah metode atau metodologi yang digunakan untuk mempelajari ilmu-ilmu kemanusiaan, dengan bertitik tolak dari prinsip-prinsip linguistic yang dirintis oleh Ferdinand de Saussure. Di sini ilmu-ilmu kemanusiaan dimaksudkan sebagai ilmu-ilmu yang dalam terminology Duilthey disebut Geisteswissenchaftten yang dibedakan dengan ilmu-ilmu pengetahuan alam atau Naturalwissenchaften. Kedua, strukturalisme merupakan aliran filsafat yang hendak memahami masalah yang muncul dalam sejarah filsafat.</p>
<p>Para strukturalis filosofis yang menerapkan prinsip-prinsip strukturalisme linguistic dalam berfilsafat bereaksi terhadap aliran filsafat fenomenologi dan eksistensialisme yang melihat manusia dari sudut pandangan yang subjektif. Para penganut aliran filsafat strukturalisme ini memiliki corak beragam, namun demikian mereka memiliki kesamaan, yaitu penolakan terhadap prioritas kesadaran.</p>
<p><strong> <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif' alt='8)' class='wp-smiley' /> </strong><strong>Postmodernisme</strong></p>
<p>Pada abad ke-20 ada aliran filsafat yang pengaruhnya dalam dunia praktis cukup besar, yaitu aliran filsafat pragmatism. Seorang tokoh pragmatism yaitu Willen James (1842-1910) membedakan dua macam bentuk pengetahuan, pertama; pengetahuan yang langsung diperoleh dengan jalan pengamatan. Kedua; merupakan pengetahuan yang tidak langsung diperoleh dengan melalui pengertian (Delfgaauw, 1988: 62).</p>
<p>Postmodernisme sebagi trend dari suatu pemikiran yang sangat popular pada penghujung abad ke-20 ini merambah berbagai bidang dan disiplin ilmu filsafat dan ilmu pengetahuan. Istilah “Postmodern” telah digunakan dalam demikian banyak bidang dengan hiruk pikuk, yang merupakan reaksi terhadap kegagalan modernism.</p>
<p>Jurgen Habermas adalah filosof abad ke-20 dapat dikategorikan sebagai filosof postmodernisme, namun ia juga tokoh utama mazhab Frankfurt atau teori Kritis.</p>
<p><strong>9) </strong><strong>Non-Aliran</strong></p>
<p>Selain dari filosof-filosof yang termasuk aliran-aliran tersebut di atas, ada beberapa filosof dalam filsafat barat yang berpengaruh dalam dunia filsafat dan ilmu pengetahuan, di antaranya Kartl Raimund Popper.</p>
<p>Filosof berikutnya adalah Paul kartl Feyeraband, ia terkenal dengan istilah <em>anarkisme epistemologis</em>, yang kemudian dipertentangkan dengan anarkisme politik atau religious.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tismidipalaya.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tismidipalaya.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tismidipalaya.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tismidipalaya.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tismidipalaya.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tismidipalaya.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tismidipalaya.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tismidipalaya.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tismidipalaya.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tismidipalaya.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tismidipalaya.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tismidipalaya.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tismidipalaya.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tismidipalaya.wordpress.com/75/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tismidipalaya.wordpress.com&amp;blog=8344625&amp;post=75&amp;subd=tismidipalaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/03/01/belajar-filsafat-part-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95707c8f8391559619a5d4225f52640c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">timie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar Filsafat&#8230;</title>
		<link>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/02/25/belajar-filsafat/</link>
		<comments>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/02/25/belajar-filsafat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Feb 2010 06:46:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tismidipalaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/02/25/belajar-filsafat/</guid>
		<description><![CDATA[Manusia mempunyai seperangkat pengetahuan yang bisa membedakan antara benar dan salah, baik dan buruk. Namun penilaian ini hanya bisa dilakukan oleh orang lain yang melihat kita. Orang lain yang mampu memberikan penilaian secara objektif dan tuntas, dan pihak lain yang melakukan penilaian sekaligus memberikan arti adalah pengetahuan yang disebut filsafat. Filsafat berhubungan dengan kehidupan sehari-hari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tismidipalaya.wordpress.com&amp;blog=8344625&amp;post=67&amp;subd=tismidipalaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Manusia mempunyai seperangkat pengetahuan yang bisa membedakan antara benar dan salah, baik dan buruk. Namun penilaian ini hanya bisa dilakukan oleh orang lain yang melihat kita. Orang lain yang mampu memberikan penilaian secara objektif dan tuntas, dan pihak lain yang melakukan penilaian sekaligus memberikan arti adalah pengetahuan yang disebut filsafat. Filsafat berhubungan dengan kehidupan sehari-hari kita. Kemungkinan filsafat bisa juga disebut dengan apresiasi.</p>
<p>Kata “filsafat” ini dari akar katanya, dari mana kata ini datang. Kata “filsafat” berasal dari bahasa Yunani, philosophia: philein artinya cinta, mencintai, philos pecinta, sophia kebijaksanaan atau hikmat. Jadi filsafat artinya “cinta akan kebijaksanaan”. Cinta artinya hasrat yang besar atau yang berkobar-kobar atau yang sungguh-sungguh. Kebijaksanaan artinya kebenaran sejati atau kebenaran yang sesungguhnya. Filsafat berarti hasrat atau keinginan yang sungguh akan kebenaran sejati. Demikian arti filsafat pada mulanya.<span id="more-67"></span></p>
<p>Menurut dari asal katanya pengertian filsafat terdiri dari kata filos (philos) yang artinya cinta dan solfiah yang artinya kearifan/kebijaksanaan. Filsafat berasal dari bahasa Yunani “Philosophia” yang mempunyai arti cinta akan kebijaksanaan/kearifan. Sedangkan bila kita berfilsafat mempunyai pengertian berpikir secara mendalam tentang hakekat segala sesuatu dengan cara mencari makna yang paling mendalam / makna sesungguhnya.</p>
<p>Epistemologi menjadi sebuah kajian, sebenarnya, belum terlalu lama, yaitu sejak tiga abad yang lalu dan berkembang di dunia barat. Sementara di dunia Islam kajian tentang ini sebagai sebuah ilmu tersendiri belum populer. Belakangan beberapa pemikir dan filusuf Islam menuliskan buku tentang epistemologi secara khusus seperti, Mutahhari dengan bukunya <strong>&#8220;Syinakht&#8221;,</strong> Muhammad Baqir Shadr dengan <strong>&#8220;Falsafatuna&#8221;-</strong>nya, Jawad Amuli dengan <strong>&#8220;Nadzariyyah al</strong> <strong>Ma&#8217;rifah&#8221;</strong>-nya dan Ja&#8217;far Subhani dengan <strong>&#8220;Nadzariyyah al Ma&#8217;rifah&#8221;-</strong>nya. Sebelumnya, pembahasan tentang epistemologi di bahas di sela-sela buku-buku filsafat klasik dan mantiq. Mereka -barat- sangat menaruh perhatian yang besar terhadap kajian ini, karena situasi dan kondisi yang mereka hadapi. Dunia barat (baca: Eropa) mengalami ledakan kebebasan berekspresi dalam segala hal yang sangat besar dan hebat yang merubah cara berpikir mereka. Mereka telah bebas dari trauma intelektual. Adalah Renaissance yang paling berjasa bagi mereka dalam menutup abad kegelapan Eropa yang panjang dan membuka lembaran sejarah mereka yang baru. Supremasi dan dominasi gereja atas ilmu pengetahuan telah hancur. Sebagai akibat dari runtuhnya gereja yang memandang dunia dangan pandangan yang apriori atas nama Tuhan dan agama, mereka mencoba mencari alternatif lain dalam memandang dunia (baca: realita). Maka dari itu, bemunculan berbagai aliran pemikiran yang bergantian dan tidak sedikit yang kontradiktif. Namun secara garis besar aliran-aliran yang sempat muncul adalah ada dua, yakni aliran rasionalis dan empiris. Dan sebagian darinya telah lenyap. Dari kaum rasionalis muncul Descartes, Imanuel Kant, Hegel dan lain-lain. Dan dari kaum empiris adalah Auguste Comte dengan <strong>Positivismenya</strong>, Wiliam James dengan <strong>Pragmatismenya</strong>, Francis Bacon dengan <strong>Sensualismenya</strong>.<em></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tismidipalaya.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tismidipalaya.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tismidipalaya.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tismidipalaya.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tismidipalaya.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tismidipalaya.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tismidipalaya.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tismidipalaya.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tismidipalaya.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tismidipalaya.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tismidipalaya.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tismidipalaya.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tismidipalaya.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tismidipalaya.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tismidipalaya.wordpress.com&amp;blog=8344625&amp;post=67&amp;subd=tismidipalaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/02/25/belajar-filsafat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95707c8f8391559619a5d4225f52640c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">timie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kloroplas dan Fotosintesis</title>
		<link>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/01/17/kloroplas-dan-fotosintesis/</link>
		<comments>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/01/17/kloroplas-dan-fotosintesis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2010 06:48:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tismidipalaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tismidipalaya.wordpress.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[A.    Pendahuluan Semua energy yang digunakan makhluk hidup berasal dari matahari. Energi cahaya dari matahari diabsorbsi oleh tumbuhan hijau dan selanjutnya dikonversi menjadi energy kimia pada proses fotosintesis. Fotosintesis adalah suatu mekanisme penyusunan energy pada tanaman berklorofil dengan bantuan cahaya melalui reaksi oksidasi-reduksi. Kloroplas merupakan plastid yang sangat penting di dalam proses fotosintesis. Kloroplas pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tismidipalaya.wordpress.com&amp;blog=8344625&amp;post=62&amp;subd=tismidipalaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>A.    Pendahuluan<br />
Semua energy yang digunakan makhluk hidup berasal dari matahari. Energi cahaya dari matahari diabsorbsi oleh tumbuhan hijau dan selanjutnya dikonversi menjadi energy kimia pada proses fotosintesis. Fotosintesis adalah suatu mekanisme penyusunan energy pada tanaman berklorofil dengan bantuan cahaya melalui reaksi oksidasi-reduksi.<br />
Kloroplas merupakan plastid yang sangat penting di dalam proses fotosintesis. Kloroplas pada tumbuhan dijumpai pada sel-sel parenkim, utamanya parenkim palisade dan bunga karang yang terdapat pada jaringan mesofil daun.<br />
Pada proses fotosintesis berlangsung proses perubahan bahan-bahan anorganik (air dan karbondioksida) menjadi bahan organic (karbohidrat) dengan bantuan cahaya dan klorofil. Fotosintesis terdiri atas dua fase, yaitu fase terang atau fase cahaya dan fase gelap atau fase fiksasi CO2. Fase terang berlangsung pada membrane tilakoid/grana, sedangkan fase gelap berlangsung di dalam stroma.<span id="more-62"></span><br />
B.    Struktur Kloroplas<br />
Bentuk kloroplas pada berbagai jenis tumbuhan cukup bervariasi, antara lain berbentuk mangkuk, bentuk pita, hingga bentuk menyerupai lensa. Pada tumbuhan tinggi, kloroplas berbentuk menyerupai lensa. Ukuran kloroplas pada tumbuhan tinggi panjangnya berkisar 5-10 um, dan jumlahnya berkisar 50-200 / sel. Kloroplas merupakan organel berbatas membrane luar dan membrane dalam yang dipisahkan oleh ruang antar membrane dengan lebar kurang lebih 10 um.<br />
Membrane luar permiabel terhadap sejumlah senyawa dengan berat molekul rendah seperti nukleotida, fosfat organic, derivate-derivat fosfat, asam karboksilat dan sukrosa. Membrane dalam bekerja sebagai pembatas fungsional antara sitosol dan stroma. Membrane dalam tidak permiabel terhadap sukrosa, sorbitol, dan berbagai anion. Namun demikian, permiabel terhadap CO2, asam-asam monokarboksilat tertentu seperti asam asetat, asam gliserat, dan asam glikolat. Pada membrane dalam terdapat sejumlah protein pembawa.<br />
Membrane bagian dalam terdiri dari kantung-kantung membrane berbentuk pipih yang dinamakan tilakoid. Tilakoid terdapat di dalam stroma. Tilakoid terdiri dari dua bentuk, yaitu bentuk cakram piph dan bentuk lamella. Tumpukan beberapa tilakoid yang berbentuk cakram pipih disebut grana, dan masing-masing tilakoidnya disebut tilakoid grana. Tilakoid yang memanjang ke arah stroma disebut tilakoid stroma yang menghubungkan tilakoid grana. Setiap tilakoid memiliki ruang dalam yang dinamakan lokulus. Klorofil, pembawa electron dan faktor-faktor yang menggabungkan electron transport dengan fosforilasi terdapat pada membrane tilakoid. Bagian dalam kloroplas terdapat stroma yang mengandung enzim-enzim yang penting bagi asimilasi CO2 dan mengubahnya menjadi karbohidrat.<br />
C.    Komposisi Kimia Kloroplas<br />
Membrane tilakoid terdiri atas lipida kurang lebih 50%. Kurang lebih 10% lipida terdiri atas fosfolipida. Lipida yang khas bagi klorofil yaitu galaktolipida dan sulfolifida yang terdiri ats masing-masing 45% dan 4% dari total lipida. Selain itu juga terdapat molekul-molekul lipida seperti klorofil kira-kira 20% dari total membrane tilakoid, karotenoid, dan plastokuinon. Di alam dikenal ada 9 jenis klorofi, yaitu klorofil a, b, c, d, e, bakterioklorofil a, bakterioklorofil b, klorobium 650 dan klorobium.<br />
Klorofil tidak efektif mengabsorbsi cahaya hijau sehingga lebih banyak direfleksikan dan ditransmisikan. Hal inilah yang menyebabkan mengapa klorofil tampak berwarna hijau. Karotenoid adalah senyawa hidrokarbon yang terdistribusi dalam tanaman dengan kisaran warna kuning, dijumpai di dalam kloroplas dan kromatofor lain.<br />
D.    Struktur dan Sifat Genom Kloroplas<br />
Seperti halnya mitokondria, kloroplas memiliki molekul DNA (ct DNA) yang berbentuk melingkar (sirkuler). Berat ct DNA berkisar 85-140 x 106 dalton dengan panjang berkisar 45-60 um, hal ini bergantung pada spesiesnya. ct DNA mengkode lebih dari 150 protein dengan berat molekul berkisar 50.000 dalton. Replikasi dan differensiasi dikontrol sebagian oleh genom inti dan sebagian lagi oleh ct DNA.<br />
E.    Replikasi dan Differensiasi Kloroplas<br />
Kloroplas berasal dari kloroplas yang sudah ada selama daur hidup tumbuhan tinggi dan diteruskan ke sel-sel turunannya selama pembelahan sel. Tipe pembelahan sama dengan mitokondria, penympitan terjadi di daerah bagian tengah kloroplast dan kedua hasil pembelahan dipisahkan pada daerah tersebut. Sejumlah factor berpengaruh terhadap pembelahan kloroplas seperti cahaya, suhu, nutrisi, hormone, dan stress air.<br />
F.    Fotosintesis<br />
1.    Cahaya matahari sebagai sumber energy fotosintesis<br />
Gelombang cahaya merupakan sebagian kecil dari spectrum radiasi elektromagnetik. Setiap radiasi dalam spectrum ini mempunyai panjang gelombang dan kandungan energy yang khas. Radiasi matahari yang digunakan untuk berlangsungnya proses fotosintesis berasal dari radiasi visible light. Energy radiasi cahaya dapat dijelaskan denga teori kuantum dan elektromagnetik. Dalam teori kuantum dikatakan bahwa cahaya merambat dalam bentuk aliran partikel yang disebut foton. Radiasi cahaya yang terserap oleh pigmen klorofil untuk fotosintesis hanya antara 380-760 um.<br />
Absorbsi cahaya oleh pigmen klorofil daun dapat dijelaskan dalam Hukum Start Einstein yang menyatakan bahwa setiap molekul hanya dapat menyerap satu foton. Setiap satu foton akan mengakibatkan tereksitasnya satu electron. Electron dalam satu atom terletak dalam orbit-orbit yang tetap. Jika pigmen klorofil menyerap energy foton, maka molekul klorofil akan berada dalam keadaan tereksitasi dan energy eksitasi inilah yang digunakan dalam fotosintesis.<br />
Klorofil dan pigmen lainnya tereksitasi hanya dalam waktu yang relative singkat yaitu selama 10-9 detik atau lebih singkat dari itu. Energy eksitasi yang diinduksi akan hilang karena dibebaskan melalui tiga cara:<br />
1.    Energy hilang dalam bentuk panas pada waktu electron kembali ke orbit dasarnya<br />
2.    Energy hilang dalam bentuk panas dan cahaya flouresen.<br />
3.    Energy hilang karena digunakan untuk suatu reaksi kimia seperti fotosintesis.<br />
Pada peristiwa fotosintesis terdapat dua cara pemindahan electron, yaitu siklik dan non siklik. Pada pemindahan secara siklik, electron eksitasi yang berasal dari klorofil setelah dipindahkan dari satu acceptor ke acceptor lainnya, electron kembali ke klorofil. Pada pemindahan non siklik, electron yang meninggalkan klorofil tidak kembali ke klorofil. Klorofil yang kehilangan satu electron akan menerima electron dari hasil fotolisis air.<br />
1.    Fase Terang Fotosintesis<br />
Fase terang fotosintesis merupakan fase reaksi kimia fotosintesis yang membutuhkan cahaya sehingga fase terang disebut juga fase reaksi fotokimia. Pada fase fotokimia terjadi reaksi fotolisa air dan penyerapan energy cahaya matahari oleh klorofil di dalam kloroplas. Proses ini dikatalissi oleh kompleks protein yang tertanam pada membrane tilakoid. Penyerapan energy cahaya atau fotosistem terdiri dari dua system yang saling berhubungan. System pertama disebut Photosystem I (PS I) yang menyangkut penyerapan energy cahaya matahari pada panjang gelombang sekitar 700 um. System kedua, menyangkut penyerapan energy matahari pada panjang gelombang sekitar 680 um disebut Photosystem II (PS II).<br />
PS I dan PS II merupakan komponen penyalur energy dalam rantai pengangkutan electron fotosintesis secara continue dari molekul air sebagai donor electron ke NADP. Pengangkutan electron dalam membrane tilakoid selama fase terang fotosintesis dimulai dari molekul air (H2O) ke fotosistem II. Electron dari fotosistem II dipindahkan ke fotosistem I melalui serangkaian electron acceptor. Setiap pemindahan electron melepaskan energy sedikit demi sedikit. Energy yang dibebaskan digunakan untuk memfosforilasi ADP membentuk ATP. Penerimaan energy matahari dan pengangkutan electron pada PS I dan PS II dari fase terang fotosintesa secara keseluruhan diperoleh persamaan reaksi:<br />
2.    Fase gelap fotosintesis<br />
Pada fase ini tidak dibutuhkan cahaya matahari tetapi reaksi yang terjadi adalah reaksi kimia murni sehingga disebut Fase Gelap Fotosintesis.<br />
Tanaman dalam mereduksi CO2 dari udara pada dasarnya dibedakan atas 3 kelompok yaiu:<br />
a.    Kelompok tanaman yang mengikuti Daur Calvin (siklus Calvin; tanaman C3).<br />
b.    Kelompok tanaman yang mengikuti Daur Hatch-Slack (tanaman C4).<br />
c.    Kelompok tanaman yang mengikut Daur Metabolisme Asam Crassulaceae (CAM).<br />
Daur Calvin (C3)<br />
Antara tahun 1946-1953, Malvin Calvin bersama-sama peneliti lain dari Universitas California mengideentifikasi produk awal dari reduksi CO2. Calvin dan kawan-kawan menggunakan teknik kromatografi dan karbondioksida bermuatan radioaktif (14CO2) mendapatkan produk awal reduksi CO2 (fiksasi CO2) pada ganggang Chlorella sp adalah asam-3-fosfogliserat yang sering disingkat dengan PGA. Oleh karena senyawa yang pertama dihasilkan adalah senyawa berkarbon tiga, maka daur reaksinya disebut daur C3 dan tumbuhan yang mengikuti daur ini disebut tumbuhan C3.<br />
Daur ini terdiri atas sekumpulan reaksi kimia yang berlangsung di dalam stroma kloroplas dan tidak membutuhkan energy cahaya matahari secara langsung. Sumber energy yang dibutuhkan berasal dari fase terang fotosintesis. Reaksi gelap pada dasarnya berlangsung pada waktu yang sama dengan reaksi terang.<br />
Secara umum, Daur Calvin terdiri atas sejumlah reaksi, dan secara sederhana dikelompokkan menjadi 4 fase yaitu:<br />
1.    Karboksilasi ribulosa bifosfat (RuBP) menjadi fosfogliserat (PGA) atau tahap fiksasi. Pada peristiwa ini oksigen dari CO2 tidak dibebaskan dalam bentuk O2 melainkan bergabung membentuk molekul PGA.<br />
2.    Reduksi PGA membentuk triosa fosfat.<br />
3.    Regenerasi RuBP.<br />
4.    Sintesis Produksi akhir (sintesis sukrosa dan pati).<br />
Daur Hatch dan Slack (C4)<br />
Pada tahun 1966 M.D Hatch dan C.R. slack membuktikan secara detail jalur fiksasi CO2 pada tanaman spesies graminae. Pada tanama-tanaman seperti jagung, tebu, sorgum, dan beberapa rumput tropika, CO2 menghasilkan asam oksaloasetat, malat, dan aspartat pada tahap awal reaksinya. Kelompok tanaman ini disebut tanaman C4 karena produk awal dari fiksasi CO2 adalah asam-asam yang berkarbon empat.<br />
Pada tahap awal reaksi golongan tanaman C4, CO2 ditangkap oleh phosphoenolpiruvate (PEP) dengan bantuan enzim phosphoenolpiruvate karboxilase menghasilkan asam-asam oksaloasetat dan piruvate. Tahap selanjutnya asam oksaloasetat yang terbentuk mengalami reduksi oleh NADPH dengan enzim malat dehidrogenase menghasilkan asam malat. Pada beberapa tanaman C4 asam oksaloasetat dalam mesofil daun akan bereaksi dengan asam amino (umumnya alanin) dan menghasilkan asam aspartat dan asam piruvat. Asam malat dan aspartat melalui plasmodesmata sel ditransformasi ke seludang berkas pembuluh. Selanjutnya asma malat mengalami dehidrogenasi sehingga akan membentuk asam piruvat dengan melepaskan CO2. Pada golongan tanaman C4 tiap molekul CO2 yang difiksasi diperlukan 2 ATP yang diperlukan untuk mengubah asam piruvat menjadi PEP dan AMP menjadi ADP. Dengan demikian maka ringkasan reaksinya secara sederhana adalah:<br />
Metabolisme Asam Crassulaceae<br />
Sejumlah tanaman yang bersifat sukulen dari family Crassulaceae mempunyai daun yang tebal dengan laju transpirasi yang rendah. Kelompok tanam ini umumnya tidak memiliki lapisan sel palisade yang teratur, sel-sel daun ranting merupakan sel mesofil, mempunyai vakuola yang relative besar. Pada malam hari, umumnya stomata tanaman CAM membuka dan pada siang hari stomata tertutup.<br />
Pada malam hari (waktu gelap) pati pada mesofil daun diuraikan melalui proses glikolisis (respirasi) hingga terbentuk PEP. CO2 yang masuk ke dalam daun setelah bereaksi dengan air seperti tanaman golongan C4 difiksasi oleh PEP dan diubah menjadi malat. Pada siang hari asam malat berdifusi secara pasif ke luar dari vakuola dan mengalami karboksilasi. CO2 yang terlepas dari asam malat kemudian difiksasi oleh RuBP dan terus mengalami daur seperti pada tanaman C3. Dengan demikian maka pada dasarnya tanaman CAM melakukan fiksasi CO2 mengikuti Daur Calvin (C3) dan Daur Hatch-Slack (C4).</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tismidipalaya.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tismidipalaya.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tismidipalaya.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tismidipalaya.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tismidipalaya.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tismidipalaya.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tismidipalaya.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tismidipalaya.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tismidipalaya.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tismidipalaya.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tismidipalaya.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tismidipalaya.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tismidipalaya.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tismidipalaya.wordpress.com/62/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tismidipalaya.wordpress.com&amp;blog=8344625&amp;post=62&amp;subd=tismidipalaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/01/17/kloroplas-dan-fotosintesis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95707c8f8391559619a5d4225f52640c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">timie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>jalan buntu??</title>
		<link>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/01/07/jalan-buntu/</link>
		<comments>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/01/07/jalan-buntu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 13:23:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tismidipalaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[status]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/01/07/jalan-buntu/</guid>
		<description><![CDATA[jalan buntu??<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tismidipalaya.wordpress.com&amp;blog=8344625&amp;post=61&amp;subd=tismidipalaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>jalan buntu??</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tismidipalaya.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tismidipalaya.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tismidipalaya.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tismidipalaya.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tismidipalaya.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tismidipalaya.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tismidipalaya.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tismidipalaya.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tismidipalaya.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tismidipalaya.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tismidipalaya.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tismidipalaya.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tismidipalaya.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tismidipalaya.wordpress.com/61/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tismidipalaya.wordpress.com&amp;blog=8344625&amp;post=61&amp;subd=tismidipalaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/01/07/jalan-buntu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95707c8f8391559619a5d4225f52640c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">timie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>huh&#8230;terlalu cepat&#8230; terlalu cepat kau&#8230;</title>
		<link>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/01/05/huh-terlalu-cepat-terlalu-cepat-kau/</link>
		<comments>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/01/05/huh-terlalu-cepat-terlalu-cepat-kau/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 10:39:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tismidipalaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[status]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/01/05/huh-terlalu-cepat-terlalu-cepat-kau/</guid>
		<description><![CDATA[huh&#8230;terlalu cepat&#8230; terlalu cepat kau lupa semuanya&#8230; terlalu cepat kau berubah&#8230; terlalu cepat kau pergi&#8230;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tismidipalaya.wordpress.com&amp;blog=8344625&amp;post=60&amp;subd=tismidipalaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>huh&#8230;terlalu cepat&#8230;<br />
terlalu cepat kau lupa semuanya&#8230;<br />
terlalu cepat kau berubah&#8230;<br />
terlalu cepat kau pergi&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tismidipalaya.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tismidipalaya.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tismidipalaya.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tismidipalaya.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tismidipalaya.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tismidipalaya.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tismidipalaya.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tismidipalaya.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tismidipalaya.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tismidipalaya.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tismidipalaya.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tismidipalaya.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tismidipalaya.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tismidipalaya.wordpress.com/60/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tismidipalaya.wordpress.com&amp;blog=8344625&amp;post=60&amp;subd=tismidipalaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tismidipalaya.wordpress.com/2010/01/05/huh-terlalu-cepat-terlalu-cepat-kau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95707c8f8391559619a5d4225f52640c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">timie</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
